Dua Tukang Sol

Lagi2 kita baca yg nyehatin Otak..yuk masri disimak tugether 😀

(copy paste..)

Mang Udin, begitulah dia dipanggil, seorang penjual jasa perbaikan sepatu yang sering disebut tukang sol. Pagi buta sudah melangkahkan kakinya meninggalkan anak dan istrinya yang berharap, nanti sore hari mang Udin membawa uang untuk membeli nasi dan sedikit lauk pauk. Mang Udin terus menyusuri jalan sambil berteriak menawarkan jasanya. Sampai tengah hari, baru satu orang yang menggunakan jasanya. Itu pun hanya perbaikan kecil.

Perut mulai keroncongan. Hanya air teh bekal dari rumah yang mengganjal perutnya. Mau beli makan, uangnya tidak cukup. Hanya berharap dapat order besar sehingga bisa membawa uang ke rumah. Perutnya sendiri tidak dia hiraukan.

Di tengah keputusasaan, dia berjumpa dengan seorang tukan sol lainnya. Wajahnya cukup berseri. “Pasti, si Abang ini sudah dapat uang banyak nich.” pikir mang Udin. Mereka berpapasan dan saling menyapa. Akhirnya berhenti untuk bercakap-cakap.

“Bagaimana dengan hasil hari ini bang? Sepertinya laris nich?” kata mang Udin memulai percakapan.

“Alhamdulillah. Ada beberapa orang memperbaiki sepatu.” kata tukang sol yang kemudian diketahui namanya Bang Soleh.

“Saya baru satu bang, itu pun cuma benerin jahitan.” kata mang Udin memelas.

“Alhamdulillah, itu harus disyukuri.”

“Mau disyukuri gimana, nggak cukup buat beli beras juga.” kata mang Udin sedikit kesal.

“Justru dengan bersyukur, nikmat kita akan ditambah.” kata bang Soleh sambil tetap tersenyum.

“Emang begitu bang?” tanya mang Udin, yang sebenarnya dia sudah tahu harus banyak bersyukur.

“Insya Allah. Mari kita ke Masjid dulu, sebentar lagi adzan dzuhur.” kata bang Soleh sambil mengangkat pikulannya.

Mang udin sedikit kikuk, karena dia tidak pernah “mampir” ke tempat shalat.

“Ayolah, kita mohon kepada Allah supaya kita diberi rezeki yang barakah.”

Akhirnya, mang Udin mengikuti bang Soleh menuju sebuah masjid terdekat. Bang Soleh begitu hapal tata letak masjid, sepertinya sering ke masjid tersebut.

Setelah shalat, bang Soleh mengajak mang Udin ke warung nasi untuk makan siang. Tentu saja mang Udin bingung, sebab dia tidak punya uang. Bang Soleh mengerti,

“Ayolah, kita makan dulu. Saya yang traktir.”

Akhirnya mang Udin ikut makan di warung Tegal terdekat. Setelah makan, mang Udin berkata,

“Saya tidak enak nich. Nanti uang untuk dapur abang berkurang dipakai traktir saya.”

“Tenang saja, Allah akan menggantinya. Bahkan lebih besar dan barakah.” kata bang Soleh tetap tersenyum.

“Abang yakin?”

“Insya Allah.” jawab bang soleh meyakinkan.

“Kalau begitu, saya mau shalat lagi, bersyukur, dan mau memberi kepada orang lain.” kata mang Udin penuh harap.

“Insya Allah. Allah akan menolong kita.” Kata bang Soleh sambil bersalaman dan mengucapkan salam untuk berpisah.

Keesokan harinya, mereka bertemu di tempat yang sama. Bang Soleh mendahului menyapa.

“Apa kabar mang Udin?”

“Alhamdulillah, baik. Oh ya, saya sudah mengikuti saran Abang, tapi mengapa koq penghasilan saya malah turun? Hari ini, satu pun pekerjaan belum saya dapat.” kata mang Udin setengah menyalahkan.

Bang Soleh hanya tersenyum. Kemudian berkata,

“Masih ada hal yang perlu mang Udin lakukan untuk mendapat rezeki barakah.”

“Oh ya, apa itu?” tanya mang Udin penasaran.

“Tawakal, ikhlas, dan sabar.” kata bang Soleh sambil kemudian mengajak ke Masjid dan mentraktir makan siang lagi.

Keesokan harinya, mereka bertemu lagi, tetapi di tempat yang berbeda. Mang Udin yang berhari-hari ini sepi order berkata setengah menyalahkan lagi,

“Wah, saya makin parah. Kemarin nggak dapat order, sekarang juga belum. Apa saran abang tidak cocok untuk saya?”

“Bukan tidak, cocok. Mungkin keyakinan mang Udin belum kuat atas pertolongan Allah. Coba renungkan, sejauh mana mang Udin yakin bahwa Allah akan menolong kita?” jelas bang Soleh sambil tetap tersenyum.

Mang Udin cukup tersentak mendengar penjelasan tersebut. Dia mengakui bahwa hatinya sedikit ragu. Dia “hanya” coba-coba menjalankan apa yang dikatakan oleh bang Soleh.

“Bagaimana supaya yakin bang?” kata mang Udin sedikit pelan hampir terdengar.

Rupanya, bang Soleh sudah menebak, kemana arah pembicaraan.

“Saya mau bertanya, apakah kita janjian untuk bertemu hari ini, disini?” tanya bang Soleh.

“Tidak.”

“Tapi kenyataanya kita bertemu, bahkan 3 hari berturut. Mang Udin dapat rezeki bisa makan bersama saya. Jika bukan Allah yang mengatur, siapa lagi?” lanjut bang Soleh. Mang Udin terlihat berpikir dalam. Bang Soleh melanjutkan, “Mungkin, sudah banyak petunjuk dari Allah, hanya saja kita jarang atau kurang memperhatikan petunjuk tersebut. Kita tidak menyangka Allah akan menolong kita, karena kita sebenarnya tidak berharap. Kita tidak berharap, karena kita tidak yakin.”

Mang Udin manggut-manggut. Sepertinya mulai paham. Kemudian mulai tersenyum.

“OK dech, saya paham. Selama ini saya akui saya memang ragu. Sekarang saya yakin. Allah sebenarnya sudah membimbing saya, saya sendiri yang tidak melihat dan tidak mensyukurinya. Terima kasih abang.” kata mang Udin, matanya terlihat berkaca-kaca.

“Berterima kasihlah kepada Allah. Sebentar lagi dzuhur, kita ke Masjid yuk. Kita mohon ampun dan bersyukur kepada Allah.”

Mereka pun mengangkat pikulan dan mulai berjalan menuju masjid terdekat sambil diiringi rasa optimist bahwa hidup akan lebih baik.

 

Sumber : www.motivasi-islami.com

Advertisements

Motivasi : Penyebab Kegagalan

Ada artikel Hebat neh..semoga bermanfaat..lagi2 BMBK ngajak pinter 😀

Anda tahu penyebab kegagalan Anda? Ya, setiap orang pernah mengalami kegagalan. Kemampuan memahami apa penyebab kegagalan Anda akan menjadikan diri Anda semakin cerdas dan bijak sehingga akan mampu berjalan kembali dengan lebih baik.

Untuk memahami penyebab kegagalan, diperlukan kemampuan berpikir analitis dan kritis. Kita perlu menghindari pemikiran yang emosional sehingga tidak mampu menemukan penyebab kegagalan. Jika Anda tidak mampu menemukan penyebab atau akan permasalahan kegagalan Anda, maka Anda tidak akan mampu untuk memperbaikinya.

Artikel ini akan menjelaskan bagaimana menelusuri penyebab kegagalan, bahkan penyebab utama yang disebut dengan root cause sehingga jika kita bisa menemukannya dan mampu mengatasinya, kita akan berjalan lebih baik.

Hindari Penyebab Kegagalan Emosional

Perlu dipahami, Anda harus membedakan antara intuitif dan emosional. Intuitif bisa memberikan solusi, tetapi tidak dengan emosional yang sering kali hanya membela ego sendiri. Jika pikiran Anda fokus untuk membela ego sendiri, maka Anda akan selalu menganggap bahwa masalah ada di luar, termasuk ada di luar kendali Anda. Jika sebuah masalah berada di luar, maka kita tidak akan pernah bisa mengatasinya. Anda akan mengalami kegagalan yang sama terus menerus akhirnya Anda menyerah dan malas untuk berusaha lagi.

Contoh-contoh penyebab emosional diantaranya:

  • menyalahkan orang lain
  • menyalahkan kondisi
  • menyalahkan peristiwa
  • menyalahkan pemerintah
  • menyalahkan saingan
  • menyalahkan masyarakat
  • menyalahkan takdir

Pokoknya, dia akan menyalahkan apa pun di luar dirinya. Jika masalah ada di luar Anda, maka Anda tidak akan bisa mengatasinya. Khusus untuk yang terakhir, menyalahkan takdir, ini akan menutup semua pikiran Anda untuk menemukan solusi. Toh, sudah takdir, apa pun yang dilakukan akan percuma.

Kalau kita tidak boleh mengalahkan apa yang ada di luar diri kita, apakah kita harus menyalahkan diri sendiri sebagai penyebab kegagalan kita?

Mungkin banyak motivator yang mengatakan bahwa Anda harus menyalahkan diri sendiri secara mutlak.

Anda sulit menerimanya?

OK, jika Anda yakin masih ada faktor luar sebagai penyebab kegagalan, namun saya tetap mengajak Anda untuk tetap memulai memeriksa diri sendiri sebelum menyalahkan pihak luar. Ini akan memberikan pengalaman yang luar biasa, memberikan pelajaran, dan hikmah yang berharga dibandingkan Anda fokus menyalahkan pihak luar sebagai penyebab kegagalan Anda.

Ambilah Tanggung Jawab

Jika Anda ingin menjadi orang yang berpikiran maju, maka Anda harus mengambil tanggung jawab atas kegagalan Anda. Anda gagal karena Anda sendiri, karena kesalahan yang Anda lakukan.

Mari kita lihat, apa yang menyebabkan seseorang gagal?

Jawabannya adalah karena dia berhenti. Kata “berhenti” memiliki dua makna. Pertama berhenti bertindak untuk mencapai tujuannya. Kedua berhenti untuk menyesuaikan tujuannya dengan kondisi yang ada.

Saya rasa, Anda sudah paham dengan maksud yang pertama. Anda akan gagal jika Anda berhenti bertindak untuk mencapai tujuan Anda. Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa seseorang berhenti bertindak?

Ada dua kemungkinan jawaban. Yang pertama karena dia tidak mengetahui apa lagi yang harus dilakukan. Yang kedua karena dia tidak mau lagi untuk bertindak. Namun jawaban pertama bisa digugurkan dengan seketika. Jika Anda tidak mengetahui apa yang harus Anda lakukan, maka seharusnya Anda mencari tahu. Berusaha agar Anda mengetahui apa yang harus Anda lakukan. Pertanyaanya adalah apakah Anda mau mencari tahu? Jadi intinya adalah kemauan.

Jadi bisa kita simpulkan bahwa penyebab seseorang berhenti adalah karena sudah tidak ada kemauan.

Yang kedua, kadang, kita bisa berhenti karena memang kondisi yang tidak menguntungkan. Misalnya Anda memiliki tujuan untuk menjadi seorang PNS. Anda tidak berhenti untuk berusaha menjadi PNS dengan mengikuti ujian setiap tahun. Namun, Anda tetap gagal karena umur melewati batas syarat menjadi PNS. Dan Anda disebut gagal menjadi seorang PNS. Ya, Anda gagal menjadi seorang PNS jika Anda berhenti.

Anda memang tidak mungkin lagi untuk menjadi PNS karena umur sudah tua. Tetapi, Anda masih bisa menyesuaikan tujuan Anda dengan kondisi saat ini. Apa tujuan Anda sebenarnya menjadi PNS? Jika mau mengabdi kepada masyarakat, ada cara lain, meski Anda tidak menjadi PNS. Jika ingin mendapatkan pensiun, ada pihak ketiga yang bisa mengatur pensiun Anda. Pertanyaanya adalah apakah Anda mau menyesuaikan tujuan Anda? Ya, kembali kepada kemauan Anda sendiri.

Apakah Anda bisa menerima bahwa penyebab kegagalan itu berasal dari diri Anda? Silahkan Anda tuliskan pada form komentar penyebab kegagalan Anda, insya Allah, akan saya tunjukan bahwa penyebab kegagalan tersebut berawal dari diri Anda.

 

sumber : http://www.motivasi-islami.com

Mantri Sunat Sesat

Guys (sambil menatap nanar keluar jendela kendaraan) anak itu turun dari kendaraan dengan berjalan ngangkang, bibir mata n muka nyengir kompak nahan pedih yang tiada terperi, serta tangan kanan memegangi sarung yg tertawa ngakak menutupi aib hasil eksekusi mantri sunat biadab yang dengan tega dan jumawanya berhasil melucuti “pakean” perang paling penting si anak kecil polos yang tak berdosa (soon bakalan banyak dosa gara2 hasil eksekusi ini)..hhuuhu….kalian pasti tau..adegan apa yang baru saja saya liat ini dengan mata dan dengkul  saya sendiri

Kejadian seperti diatas, hampir dirasakan oleh seluruh kaum adam diseluruh dunia, tak terkecuali saya juga (ooo bmbk sunat tho?). Dulu masih ingat saya ketika masih duduk kelas 6 SD, ketika provokasi beberapa teman sekelas hasil dari ngebahas yang namanya ti**t (jaman dulu emang pada gak punya malu, ti**t lah pake dibahas segala) udah di eksekusi ato blm, dibilang gak co lah, penakutlah, ntar burung bisa bengkak lah,  sampe ada yang bilang

“kata mamaku, klo kita gak buru2 sunat, ntar ti**tnya keburu alot, harus di potong pake pedang kek yang di film2 ninja” (set dah, orang tua yang gak mendidik tenan)

Yach karena jaman dulu belum paham betul seputar perti**tan, sempet shock lantaran udah kelas 6 SD blm juga ngelakuin ibadah jihad ini (termasuk jihad gak ya kalo mati gara2 sunat? Lagian juga blm ada sejarahnya sunat trus mati) sebagian temen2 udah bangga2an lantaran udah dipotong secuil daging dari bagian tubuhnya, tapi sampe sekarang blm pernah aku nemuin temen yang dengan bangga bilang

“hallah, sekali sunat bangga, aku dah dua kali, biasa aja” (yeah ive done with ma dick)LOL

Baiklah saya sudah lelelah dengan omongan orang, finally kejujuran itu terucap juga

“bunda, aku mau sunat” (sambil harap2 cemas, mata berbinar.binar)

Sambil nyengir bundaku bilang, YES.YES

“Kok YES sich ma, kek dapet dorrprise permen cecak aja, udah siap apa kehilangan bagian dari tubuh anakmu tercinta ini yang paling berharga?”

Sekarang aku sempet curiga, jangan2 bunda ku dulu ikut sindikat penjualan tas kulit ti**t yang mahal harganya (hmmm gak kebayang gmn ngumpulinnya.LOL)

Dibuatlah berbagai acara yang cukup ngbuat hati ini senang, bukan karena aku bakal menghadapi fase baru dalam hidup, tapi lebih karena bakal ada banyak makanan dirumah, itu tandanya all you can eat what you can see.hahha..sesaat saya melupakan bahwa besok ti**t ini bakal di ubleg2 sama pak mantri sunat dengan senyum jahat terkembang (dasar, cari duit kok dari ti**t orang laen..hih..harram, pamali) 😀

Pagi indah dengan senyum merekah (pagi ituuu) blm kebayang pembantaian apa yang bakal terjadi nanti. Sampe di RS akhernya tuw mantri manggil nama ku dengan lantang, sekilas kok menambah kesan serem ne RS, RS Jagal Ti**t. Didalam ruangan yang lumayan gede udah nunggu mantri sunat (MS), 1 asisten Co (ASU 1), dan 1 asisten Ce (ASU 2) (wuih ngapaen ne makhluk tuhan paling seksi disini)

MS         :     Dek dibuka aja celananya

BMBK   :     Hah? Antara gak rela dia menelanjangiku dengan kata2nya, dan niatan hati ini gak mau ngecewain bunda,  gara2 beliau bilang YES didepan mukaku

ASU 1    :     Dibuka aja dek gpp..gak usah malu2 sambil ketawa2 aneh gak berperasaan

BMBK   :     Dalam hati ne berujar, sebenernya mreka tau gak rasa gundah gulanaku sedari tadi, gara2 didepan mata udah ada kasur pembantaian beserta peralatan stainless steel yang mengkilat menyilaukan mata (lebay mode On), tapi kenapa mereka malah ketawa2 ngadepin masa2 penting nan menegangkan bagiku ini. Baiklah saya plorotin aja celana yang baru dibeliin bapak kemaren (akhernya aku tau maksud semua kebaekan itu..terlalu)

ASU 2    :     Gak banyak bicara, Nyiapin kasur operasi sambil sedikit tegang, saya rasa ini adalah first ti**t dia.ya.ya..saya paham kok mba’…yang tabah yaa..

MS         :     tahan ya mas, yg pertama ini agak sedikit sakit (munkin seperti disuntik cacar waktu kelas 5 SD dulu)

BMBK   :     DUSTA…DUSTA kebohongan publik…(duh kok mendadak linu ya..hahahhaa) sakitnya gak ketulungan.mantri sesat, beserta antek2nya yg juga sesat…kecuali ASU 2, dia juga korban seperti saya, tapi beda posisi

(sambil baca2 ayat campur aduk, makin gak karuan rasanya)

MS makin tega ngebantai ne ti**t, darah uda terasa ngucur mpe ke bok**g, tiap tusukan jarum dan tarikan benang jait terasa berat dan gak lancar, entah siapa yang pegang ke2 kaki saya waktu itu, serta ke2 tangan..yang saya tau hanya bapak yang pegang tangan sebelah kiri, udah mirip kek mau ngebantai sapi kurban, badan dah berkeringat..darah segar makin terasa. Sekitar 1 jam perhelatan itu sukses terjadi. Senyum yang tadi pagi merekah, siang ini menjadi menjadi cengiran aneh yang gak jelas.sakit, pedih, bangga, lemes campur jadi satu. Yeah..karena saya tampil dengan wujud baru (asem knapa saya gak pesan ukiran batik ya, kan batik lagi ngetrend tuw)

Baiklah saya pulang dengan megangin ujung sarung pake tangan, luka ini harus segera sembuh.dan saya bisa beraktifitas kembali secara normal..sampe ditengah jalan..saya baru inget..knapa tadi saya gak bawa pulang potongan ti**t  ke rumah, lumayan buat oleh2 bunda..hehhee

Satu demi satu tamu berdatangan sembari membawa amplop berisi uang, yang selalu aku selipin dibawah bantal, dan gak terasa duit ngumpul, untuk pertama kalinya saya punya duit banyak..hwehehe…sampe sekarang..saya lupa..saya apakan duit hasil tumbal ti**t tersebut, yg jelas gak kek adek laki2 saya..uang hasil numbalke ti**t dipake habis buat maen PS dan foya2 jajan gak jelas..hahha

(buat  adek2 yg belum sunat dan nyasar ke blog ini, mendingan jangan terusin ngebaca, dari pada kalian depresi, tapi sayang..kalian udah ngebaca semua..mhuhhhahahhaa)

 

Note : ASU is Asisten Sunat

Alasan kenapa dijilat anjing harus dibasuh dengan tanah??

Sekali – sekali pinter dikit ah….:D

Anda akan terkejut manakala hal ini sudah diberitahukan pada kita sejak 1400 tahun yang lalu. Ilmuwan membuktikan jika Virus anjing itu sangat lembut dan kecil. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah.

Air liur anjing mengandung virus berbentuk pita cair. Dalam hal ini tanah berperan sebagai penyerap mikroba berikut virus-virusnya yang menempel dengan lembut pada wadah. Perhatikan kata Rosulullah berikut :

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
Sucinya wadah seseorang saat dijilat anjing adalah dengan membasuhnya tujuh kali, salah  satunya dengan menggunakan tanah.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,
Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu tujuh kali. (HR. Muslim)

Tanah, menurut ilmu kedokteran modern diketahui mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman, yakni: tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman.

Eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Anda juga bakal terkejut ketika mengetahui tanah kuburan orang yang meninggal karena sakit aneh dan keras, yang anda kira terdapat banyak kuman karena penyakitnya itu, ternyata para peneliti tidak menemukan bekas apapun dari kuman penyakit tersebut di dalam kandungan tanahnya.

Menurut muhammad Kamil Abd Al Shamad, tanah mengandung unsur yang cukup kuat menghilangkan bibit-bibit penyakit dan kuman-kuman. Hal ini berdasarkan bahwa molekul-molekul yang terkandung di dalam tanah menyatu dengan kuman-kuman tersebut, sehingga mempermudah dalam proses sterilisasi kuman secara keseluruhan. Ini sebagaimana tanah juga mengandung materi-materi yang dapat mensterilkan bibit-bibit kuman tersebut.

Para dokter mengemukakan, kekuatan tanah dalam menghentikan reaksi air liur anjing dan virus-virus di dalamnya lebih besar karena perbedaan dalam daya tekan pada wilayah antara cairan (air liur anjing) dan tanah.

Dr. Al Isma’lawi Al-Muhajir mengatakan anjing dapat menularkan virus tocks characins, virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia.

Fakta tentang anjing yang tak banyak diketahui
dr. Ian Royt menemukan 180 sel telur ulat dalam satu gram bulunya, seperempat lainnya membawa 71 sel telur yang mengandung jentik-jentik kuman yang tumbuh berkembang, tiga di antaranya dapat matang cukup dengan menempelkannya pada kulit. Sel-sel telur ulat ini sangat lengket dengan panjang mencapai 1 mm. Data statistik di Amerika menunjukan bahwa terdapat 10 ribu orang yang terkena virus ulat tersebut, kebanyakan adalah anak-anak.

Secara ilmiah, anjing dapat menularkan berbagai macam penyakit yang membahayakan karena ada ulat-ulat yang tumbuh berkembang biak dalam ususnya. Para dokter menguatkan bahaya ulat ini dan racun air liur yang disebabkan oleh anjing. Biasanya penyakit ini berpindah pada manusia atau hewan melalui air liur pembawa virus yang masuk pada bekas jilatannya atau pada luka yang terkena air liurnya.

Ketika ulat-ulat ini sampai pada tubuh manusia, maka ia akan bersemayam di bagian organ tubuh manusia yaitu paru-paru. Ulat yang bersemayam di paru-paru, yang bertempat di hati dan beberapa organ tubuh bagian dalam lainnya, mengakibatkan terbentuknya kantong yang penuh dengan cairan. Dari luar, kantong ini diliputi oleh dua lapisan dengan ukuran kantong sebesar bentuk kepala embrio. Penyakit tersebut berkembang dengan lambat. Ulat Echinococcosis dapat tumbuh berkembang di dalam kantong itu selama bertahun-tahun.

SUBHANALLAH….lebih dari 1400 tahun yang lalu Nabi SAW telah menyarankan untuk tidak bersentuhan dengan anjing dan air liurnya, dan telah memerintahkan untuk membasuhnya (jika terkena) dengan tujuh kali siraman yang salah satunya menggunakan tanah..

 

Sumber : majalah Almujtama